BeritaDaerahPemerintahanUtama

Gubernur Maluku Sampaikan Empat Pesan Penting pada Pembukaan Sidang Ke-50 Klasis Kota Ambon

8
×

Gubernur Maluku Sampaikan Empat Pesan Penting pada Pembukaan Sidang Ke-50 Klasis Kota Ambon

Sebarkan artikel ini
Asisten Setda Maluku Bidang Admnistrasi Umum, Boy Kaya - screenshoot

Arikamedia.id, AMBON – Gereja bukan saja lembaga Rohani tetapi juga sebagai kekuatan moral dan kultural yang ikut menjaga nilai-nilai persaudaraan, kedamaian, serta solidaritas di tengah kehidupan orang basudara di Maluku.

Menyimak tema persidangan khususnya sub tema persidangan yang akan menuntun arah pelayanan GPM selama tahun 2026 ’layanilah umat dengan tekun sesuai kasih Allah’ mengandung pesan teologis dan etis yang sangat mendalam.

Hal ini dikatakan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda Maluku, Dominggus Kaya pada Pembukaan Persidangaan Ke-50 Klasis Kota Ambon, Minggu (08/03/26) di Gereja Joseph Kam.

Lewerissa mengungkapkan, sub tema ini menegaskan bahwa pelayanan gereja tidak boleh berhenti pada ruitinitas organisasi atau aktivitas seremonial semata tetapi harus diwujudkan dalam perbuatan yakni ketekunan, kesabaran, kerendahan hati dan kasih yang nyata kepada umat.

Baca Juga  Dewan Tolak Upaya Batasi Kewenangan Perang Trump Terhadap Iran

Menurutnya, di berbagai kesempatan dirinya selalu menegaskan pemerintah tidak mungkin berjalan dan bekerja sendiri. Pemerintah butuh dukungan, partisipasi dan kolaborasi semua elemen daerah.

Karena itu dikatakan, pesan penting yang ingin disampaikan pada peserta sidang;

Pertama, dalam konteks pembangunan daerah, kota Ambon memegang posisi yang sangat strategis sebagai pusat pertumbuhan bagi provinsi Maluku. Ambon dalam perspektif kota dan pulau berfuyngsi sebagai simpul bergerak bagi kemajuan Maluku secara keseluruhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *