Dengan adanya Gedung Gereja yang baru ini kata Lewerissa, maka ada semangat baru, ada tekad baru, dan komitmen baru untuk terus membangun jemaat, sekaligus membangun masyarakat, karena jemaat dan masyarakat sekitar saling melengkapi, ibarat papa dan mama, ina dan ama, keduanya saling topang menopang, untuk kemajuan jemaat dan masyarakat.
Lebih jauh ditandaskan, sejalan dengan budaya hidup anak-anak Maluku yang terikat dalam semangat Pela Gandong, Hidop Orang Basudara, Ale Rasa Beta Rasa, yang telah menyatu dalam semangat toleransi dan rasa hormat satu dengan yang lain.
Di kesempatan tersebut Gubernur Maluku juga mengingatkan Visi dan Misinya bersama Wakil Gubernur Maluku untuk membawa Maluku selama 5 tahun ke depan adalah “Transformasi Maluku menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera menyongsong Indonesja Emas 2045”, dengan mengangkat 7 Misi yang disebut Sapta Cita Lawamena.
“Ini adalah tujuan dan cita-cita kami selaku Pemimpin Maluku, dan sekaligus menjadi panduan bagi jajaran Pemerintah Provinsi Maluku untuk bekerja,” terang Lewerissa.
Lewerissa menginginkan perubahan yang fundamental bagi Maluku, atas penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan, dan Pelayanan masyarakat yang lebih baik dan bermutu.










