Dalam forum tersebut, Gubernur tampil sebagai salah satu narasumber bersama sejumlah tokoh, di antaranya Rovik Akbar Affifudin, akademisi M. Asrul Batubara,serta akademisi UKIM Grace Selvia Suryani.
Masing-masing narasumber menyampaikan pandangan dan gagasan mereka demi memperkuat fondasi persaudaraan dan perdamaian di Maluku.
Gubernur menekankan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab untuk terus mendorong kegiatan-kegiatan yang mempromosikan hidup orang basudara, persaudaraan, perdamaian, kemajemukan, serta moderasi beragama.
“Sebagai Gubernur, saya bangga dengan yang menyelenggarakan kegiatan ini. Saya kira ini sangat baik untuk Maluku, dan saya akan mendukung kegiatan seperti ini di masa-masa yang akan datang,” tandasnya.
Dialog yang berlangsung hangat itu menjadi ruang refleksi bersama bahwa harmoni di Maluku bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan harus terus dirawat melalui komunikasi dan semangat persaudaraan lintas iman. (AM-18)










