Arikamedia.id, AMBON – Gereja Protestan Maluku (GPM) kembali mencatat momentum penting dalam perjalanan pelayanannya dengan meneguhkan sebanyak 14.810 anggota Sidi baru yang tersebar di wilayah Maluku dan Maluku Utara, Minggu,(29/03/26).
Peneguhan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi penanda kesiapan ribuan warga gereja untuk memasuki fase baru sebagai pribadi yang dewasa dalam iman serta bertanggung jawab dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat.
Ribuan anggota Sidi tersebut sebelumnya telah melewati proses pembinaan katekisasi selama kurang lebih satu tahun di jemaat masing-masing.
Tahapan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk pemahaman iman yang utuh, sekaligus membekali mereka dengan nilai-nilai spiritual yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Sinode GPM, Pdt S.I. Sapulette, menegaskan bahwa peneguhan Sidi merupakan titik awal dari tanggung jawab iman yang sesungguhnya.
“Ini bukan akhir dari proses, tetapi awal dari perjalanan sebagai pribadi yang dewasa dalam iman, setia dalam persekutuan, serta aktif dalam pelayanan dan kesaksian di tengah masyarakat,” ujarnya lewat WA.
Ia juga menekankan bahwa melalui pembinaan katekisasi yang terarah, gereja terus berupaya membentuk generasi yang tidak hanya memahami ajaran Kristen secara teori, tetapi juga mampu menghidupinya dalam realitas sosial.














