Selain membahas strategi politik, rapat pleno juga menyinggung agenda organisasi lainnya, termasuk pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar tingkat kabupaten/kota.
Ia menargetkan seluruh Musda dapat rampung pada April mendatang, sebelum dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan dan desa.
Terkait agenda kepengurusan provinsi, ia menjelaskan bahwa pelantikan pengurus DPD Golkar Maluku masih menunggu penyesuaian jadwal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Meski demikian, kebijakan nasional yang bersifat instruktif tetap menjadi pedoman yang wajib dijalankan oleh seluruh struktur partai di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Golkar Maluku juga memberikan pandangan terhadap situasi global yang tengah berkembang.
Dia menilai kondisi geopolitik dunia saat ini cukup dinamis dan berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi serta sosial, sehingga diperlukan ketahanan nasional yang kuat.
Ia juga turut menyampaikan apresiasi terhadap langkah Presiden yang menawarkan diri sebagai mediator dalam upaya meredakan konflik antara Iran, Amerika Serikat dan Israel.
Kata dia,upaya diplomasi tersebut patut didukung demi menjaga stabilitas kawasan dan meminimalisasi dampaknya bagi Indonesia.










