Link Banner
BeritaInternasionalUtama

Gempa bumi memperparah krisis kemanusiaan di Myanmar karena jumlah korban tewas telah mencapai 2.000

11
×

Gempa bumi memperparah krisis kemanusiaan di Myanmar karena jumlah korban tewas telah mencapai 2.000

Sebarkan artikel ini
Tim penyelamat India dan Myanmar membawa jenazah di biara Buddha U Hla Thein yang runtuh akibat gempa bumi hari Jumat di Mandalay, Myanmar, Senin, 31 Maret 2025. (Foto AP)

Petugas penyelamat di biara U Hla Thein yang runtuh di Mandalay mengatakan mereka masih mencari sekitar 150 biksu yang tewas, dilansir dari Associated Press.

Sekitar 700 jamaah Muslim yang sedang salat Jumat tewas ketika masjid-masjid runtuh, kata Tun Kyi, anggota komite pengarah Jaringan Muslim Myanmar Revolusi Musim Semi. Ia mengatakan sekitar 60 masjid rusak atau hancur. Video yang diunggah di situs berita daring The Irrawaddy memperlihatkan beberapa masjid runtuh.

Link Banner

Tidak jelas apakah angka-angka itu sudah termasuk dalam jumlah korban resmi.

Stasiun televisi pemerintah Myanmar MRTV melaporkan bahwa pemimpin pemerintahan militer, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, mengatakan kepada Perdana Menteri Pakistan melalui panggilan telepon bahwa 2.065 orang tewas, lebih dari 3.900 orang terluka, dan sekitar 270 orang hilang.

Baca Juga  Permintaan Luhut agar demokrasi tidak merusak 'budaya santun' dipertanyakan pengamat – 'Demokrasi memang berisik, kalau tidak itu otoriter'

Badan-badan bantuan memperkirakan jumlah tersebut akan meningkat tajam, karena akses lambat ke daerah-daerah terpencil tempat komunikasi terputus.

Tim negara Myanmar di Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan akses tanpa hambatan bagi tim bantuan.

“Bahkan sebelum gempa bumi ini, hampir 20 juta orang di Myanmar membutuhkan bantuan kemanusiaan,” kata Marcoluigi Corsi, koordinator kemanusiaan dan penduduk tetap PBB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *