“Saya apresiasi yang luar biasa kepada FPPI dan artis serta pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan film Dua Dunia. Film ini linier dengan Indikator Kinerja Utama BNN, yaitu bagaimana ketahanan masyarakat, mulai dari ketahanan diri dan keluarga,” kata Deputi Pencegahan BNN RI.
Ia menekankan bahwa film ini menjawab tantangan 100 hari pemerintahan dan visi Astacita Presiden Prabowo, khususnya poin ketujuh yang berfokus pada pencegahan dan pemberantasan narkoba. FPPI, menurutnya, telah menunjukkan komitmen nyata dalam implementasi program ini bahkan sebelum batas waktu 100 hari tersebut.
Film yang menceritakan tentang dua orang sahabat dengan jalan hidup yang berbeda tersebut menggambarkan bagaimana peran keluarga, terutama pola asuh orang tua, sangat memengaruhi kehidupan dan masa depan seorang anak.
Marlinda Irwanti, berharap film ini menjadi salah satu upaya edukasi dan upaya untuk menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam misi pencegahan dan pemberantasan narkoba, agar FPPI menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Indonesia untuk ikut andil dan berpartisipasi aktif dalam mewujudkan Indonesia Emas, melalui generasi muda yang bebas dari narkoba.
BNN dan FPPI berharap, film ini tidak hanya sekadar menjadi tontonan tetapi juga tuntunan sehingga dapat membangkitkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika yang masih terus mengancam generasi muda Indonesia. Di samping itu, BNN juga berharap penguatan kolaborasi lintas sektor dalam P4GN dapat terus terjalin sehingga pencegahan dan pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara maksimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.(AM-29)