BeritaNasionalTeknologiUtama

Fenomena Cuaca di Wilayah Selatan Indonesia

4
×

Fenomena Cuaca di Wilayah Selatan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Info Cuaca ilustrasi

Arikamedia.id – Berdasarkan pantauan satelit, awan gelap terdeteksi menyelimuti wilayah Sumatra bagian selatan, Pulau Jawa, hingga Nusa Tenggara dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu terjadinya hujan lebat yang disertai angin kencang di sejumlah daerah, sehingga meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Dikutip dari Info Gempa Dunia, fenomena cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh kondisi wilayah selatan Indonesia yang saat ini menjadi daerah pertemuan dua sistem angin besar, yakni angin monsun utara yang membawa massa udara relatif dingin dan aliran angin hangat dari Australia. Pertemuan kedua massa udara ini menyebabkan perlambatan pergerakan angin serta penumpukan uap air di lapisan atmosfer.

Penumpukan uap air yang terjadi kemudian berkembang menjadi massa hujan yang cukup besar. Kondisi ini membuat hujan tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga berlangsung dalam durasi yang panjang. Akibatnya, intensitas hujan berpotensi meningkat secara signifikan dan terjadi berulang selama beberapa hari.

Baca Juga  Usai Jadi Saksi KPK, Dito Ariotedjo Cerita Kunjungan Kerja ke Arab Saudi Bersama Jokowi

Selain faktor monsun, kondisi cuaca semakin diperburuk dengan munculnya bibit siklon tropis 91S atau Tropical Low 16U. Sistem tersebut saat ini terpantau berada sekitar 250 kilometer barat daya Waingapu, Nusa Tenggara Timur, dan turut memberikan pengaruh terhadap tekanan udara di wilayah sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *