Seluruh jajaran diharapkan memiliki pemahaman yang sama terhadap arah kebijakan nasional dan mampu menerjemahkannya ke dalam aksi nyata di wilayah masing-masing.
Penguatan Program Ketahanan Pangan Polri yang disosialisasikan secara nasional dan diikuti Polda Maluku menegaskan bahwa Polri telah bertransformasi menjadi institusi negara yang adaptif terhadap visi besar Presiden RI melalui Asta Cita.
Ketahanan pangan ditempatkan sebagai fondasi utama kemandirian bangsa, sekaligus instrumen menjaga stabilitas nasional.
Penekanan Karobinkar SSDM Polri terhadap percepatan penanaman dan optimalisasi Gugus Tugas menunjukkan keseriusan Polri dalam memastikan program berjalan konkret, bukan sekadar administratif.
Sementara itu, komitmen Kapolda Maluku mencerminkan kesiapan daerah dalam menerjemahkan kebijakan pusat menjadi aksi nyata di wilayah.
Di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan ketidakpastian ekonomi, langkah Polri yang hadir dari tahap perencanaan hingga produksi pangan memperlihatkan sinergi antara keamanan dan pembangunan.
Model ini memperkuat pesan bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan cita-cita besar Indonesia Emas 2045. *










