Menurut Anos, walaupun keterbatasan personil BPJN selalu sigap dalam penanganan peristiwa bencana yang terjadi pada jalan maupun jembatan.
Hal ini tentu berbeda dengan OPD Pemerintah Provinsi Maluku, dimana penanganannya tidak langsung dilakukan, karena keterbatasan anggaran.
“Dia berbeda dengan OPD kita anggaran terbatas, sehingga ketika terjadi longsoran di ruas jalan milik provinsi, kita menunggu sampai habis tahun. Tapi luar biasa BPJN, ketika terjadi masalah di Buru mereka sigap. Sekali lagi terima kasih kepada BPJN atas kesigapannya mengantisipasi menyelesaikan bencana, dan sampai hari ini akses masyarakat berjalan dengan baik,”pungkasnya.(*)










