Gubernur – Wakil Gubernur Maluku Terpilih Sudah Bertemu Dirut PT ASDP Indonesia
AMBON, arikamedia.id – DPRD Maluku berupaya maksimal untuk adanya penambahan kapal, termasuk pergantian kapal yang dinilai sudah tidak layak untuk melayani provinsi Kepulaun Maluku, mengingat luas lautan Maluku mencapai 92,4 persen, akibatnya aktifitas masyarakat umumnya menggunakan transportasi laut.
Wakil Ketua Komisi III, Mumin Refra menyayangkan armada yang sering digunakan masyarakat di negeri para raja-raja ini, dinilai belum memadai. Masih ada daerah yang hingga kini belum tersentuh pelayaran, baik itu armada milik BUMN, maupun BUMD.
“Memang ASDP ada 11 kapan, kita maksimalkan agar 10 jalur perhubungan laut terpenuhi,” ungkapnya kepada wartawan dirumah rakyat, karang panjang, Ambon, Rabu (15/01/25).

Ditambahkan, untuk mengatasi hal tersebut, DPRD Maluku telah bertekad dalam penyampaian aspirasi dengan Pemerintah Pusat, wakil rakyat yang berada di Komisi III akan mengusulkan untuk adanya penambahan kapal, sebagai penghubung konektifitas masyarakat.
Menurutnya, pengusulan penambahan armada transportasi laut Ke Kementerian Perhubungan maupun PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) pusat, telah dibahas bersama mitra, baik itu Dinas Perhubungan Maluku, BUMD dan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ambon.










