Menurut Bupati Malteng, pabrik kelapa terintegrasi akan mengolah komoditas menjadi berbagai produk turunan bernilai tinggi. Sementara itu, pabrik pala akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
Tak hanya mendorong hilirisasi komoditas unggulan daerah, proyek ini juga diproyeksikan memberikan dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Sekitar 10.000 lapangan pekerjaan diperkirakan akan tercipta dari kehadiran dua industri tersebut.
Melalui sinergi bersama Danantara dan optimalisasi skema serjasama operasional (KSO), PTPN I hadir sebagai jembatan yang menghubungkan potensi besar petani lokal dengan teknologi industri modern serta akses luas ke pasar global. Untuk menjamin keberlanjutan operasional dan efisiensi, PTPN I mengedepankan opsi skema KSO bersama mitra strategis.
Skema ini memungkinkan transfer pengetahuan, penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, manajemen profesional, serta penguatan portofolio bisnis tanpa harus membebani investasi aset secara berlebihan. (***)














