Oleh karena itu, fokus pembangunan diarahkan pada pembuatan aset yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Pada tahun 2025 kemarin, pemneg mengeluarkan anggaran dana desa sebesar 1,8 miliar rupiah untuk membangun sarana olahraga mini soccer.
Fasilitas ini dikelola langsung oleh BUMDes dan disewakan kepada masyarakat sebagai sumber pendapatan berkelanjutan.
Tak hanya itu, pemerintah juga telah merintis beberapa unit usaha baru, salah satunya terkait dengan ketahanan pangan melalui peternakan unggas, di tahun 2025 juga dilakukan pengadaan satu unit dump truck yang difungsikan untuk mengangkut komoditi dari Seram ke Kota Ambon.
“Semua langkah ini menjadi upaya kami dalam menghadapi kondisi apabila terjadi penurunan atau bahkan penghapusan anggaran desa kami sudah siap menghadapinya,” pungkasnya. (AM-18)










