Sherly Laos sampai menemui Menteri Diktisaintek, Brian Yuliarto, demi membahas soal kualitas pendidikan tinggi di wilayahnya.
Dalam pertemuannya itu, Sherly Laos didampingi oleh Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara, Dr. Graal Taliawo, serta para Rektor Perguruan Tinggi Malut.
Diketahui, saat ini Universitas Khairun adalah universitas negeri yang hanya ada di Kota Ternate.
Sherly Laos mengeluhkan biaya hidup di Kota Ternate yang terlalu tinggi sehingga bisa memberatkan para calon mahasiswa di seluruh penjuru Maluku Utara jika ingin berkuliah di sana.
Dalam konsultasinya dengan sang menteri, Sherly Laos menananyakan beberapa hal.
Di antaranya soal Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, beasiswa, serta pembangunan kampus.
Sherly Laos juga menceritakan soal Universitas Khairun yang berada di Ternate, sedangkan ibu kota Maluku Utara adalah Sofifi.
Sang gubernur menceritakan bahwa kondisi biaya hidup di Ternate terlalu tinggi dan Sofifi yang terlalu sepi.
“Kan ini sekarang Universitas Khairun adanya di Ternate, sedangkan ibu kotanya itu kan adanya di Sofifi.”
“Dan biaya hidup di Kota Ternate itu sangat tinggi, sehingga mungkin (diadakan program) kuliahnya gratis,” ujar Sherly Laos.










