Video yang diverifikasi BBC memperlihatkan kobaran api dan kepulan asap besar membumbung dari area kilang tersebut. Arab Saudi, yang selama ini menjadi tuan rumah bagi pasukan militer Amerika Serikat dan negara-negara Barat, pada Sabtu (28/02) mengeluarkan kecaman terhadap Iran. Mereka menyebutnya sebagai “serangan terang terangan dan pengecut”.
Pemerintah Saudi menegaskan serangan itu “berhasil dicegat” dan menargetkan wilayah Riyadh serta Provinsi Timur. Sementara itu, perusahaan energi milik Qatar, QatarEnergy, menyatakan telah menghentikan produksi gas alam cair (LNG) setelah sejumlah fasilitasnya diserang oleh Iran.
Fasilitas yang disasar meliputi Ras Laffan—pusat pemrosesan gas darat—serta Mesaieed, yang juga menjadi lokasi strategis produksi gas alam Qatar.
Negara Teluk tersebut merupakan salah satu produsen LNG terbesar di dunia, sejajar dengan Amerika Serikat, Australia, dan Rusia. *










