“Jadi kemarin dalam 1 RT ada 2 TPS pemilihan, kali ini hanya terdapat 1 TPS sesuai keputusan KPU Provinsi Maluku ada 3274 TPS di pemilihan atau pilkada tahun ini, dengan jumlah 3274 sudah tentu Bawaslu membutuhkan 3274 pengawas TPS,” ucapnya.
Ia mengakui secara umum Maluku cukup baik dalam melakukan tugas-tugas pengawasan, tetapi tidak menutup kemungkinan masih terdapat banyak masalah, misalnya dalam pemilu kemarin yang banyak menimbulkan kelalaian.
Dirinya pun berharap dengan hadirnya 3274 TPS pengawas dapat memastikan bahwa tidak akan terjadi pelanggaran. (AM-18)










