JAKARTA, arikamedia.id – Transformasi digital menjadi salah satu prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Menteri Rachmat Pambudy menjelaskan transformasi ini melibatkan lima dimensi, termasuk penguatan infrastruktur digital, literasi masyarakat, hingga pengembangan ekonomi digital berbasis teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan dan satelit.
“APINDO memiliki peran strategis dalam mempercepat pemerataan infrastruktur digital. Pemerintah mendorong investasi di wilayah yang belum maju untuk membuka potensi ekonomi baru, terutama melalui program inovatif seperti Makan Bergizi Gratis,” ujar Menteri Rachmat, saat menerima Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Senin (20/1)
Dalam bidang ketenagakerjaan, RPJMN 2025-2029 fokus pada penciptaan lapangan kerja formal, peningkatan produktivitas, dan penghapusan pekerja anak. Selain itu, revitalisasi pendidikan vokasi dan pendidikan pelatihan vokasi melalui Perpres Nomor 68 Tahun 2022 menjadi langkah strategis untuk menghubungkan kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha dan industri, untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045.

“Revitalisasi pendidikan vokasi menjadi kunci utama untuk memastikan link and match antara tenaga kerja dan industri. Kami mendorong APINDO untuk memperkuat peran mereka dalam pelaksanaan strategi nasional ini,” tambah Menteri Rachmat Pambudy.










