Arikamedia.id – Banjir di Jalan Pondok Karya, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, kembali naik pada Jumat (23/1/2026) pagi setelah sempat surut pada Kamis (22/1/2026) malam, mengutip Kompas.com.
Ketinggian banjir pagi ini mencapai 85 sentimeter. Pantauan Kompas.com di lokasi pukul 09.48 WIB, ketinggian banjir sama dengan aliran di Kali Mampang yang mengalir deras. Sebanyak 9 dari 11 RT terdampak banjir dengan air yang memasuki rumah-rumah dan mengakibatkan aktivitas lumpuh.
Mobilisasi harus dilakukan dengan bantuan perahu karet oleh petugas PPSU dan kepolisian setempat. Perahu karet juga digunakan untuk warga yang butuh bantuan untuk mengevakuasi diri.
Seperti seorang lansia yang sakit harus dibantu dengan kursi roda dan perahu karet ke ujung jalan arah Jalan Kapten Tendean. Anak-anak tampak bermain air tak peduli kotornya air banjir ini. Mereka mengaku sudah selesai belajar secara daring atau PJJ dan sedang beristirahat.
“Sudah tadi (belajar),” kata seorang anak yang bertelanjang dada sambil berenang di aliran air. Menurut petugas PPSU Pela Mampang, Yanti, saat ini belum ada penanganan banjir yang bisa dilakukan karena air di kali yang cukup tinggi. Petugas hanya bisa membantu mengevakuasi atau membantu warga untuk keluar dari banjir.
Kata Yanti, saat ini juga tidak ada tempat pengungsian khusus untuk warga.
Sejauh ini, warga hanya mengevakuasi diri ke rumah sanak saudara atau bertahan di lantai dua rumah. “Kebanyakan sih mereka ke tempat sanak saudara sendiri ya. Pagi ini sudah ada enam orang dievakuasi. Dari yang sakit, sampai yang mau bekerja,” jelas Yanti ditemui di lokasi, Jumat. *










