

“Datang ke ibadah untuk menchek up kesehatan rohani kita. Di saat kita menemukan sesuatu dalam kita, maka itu waktu terbaik mengatakan Tuhan tolong saya agar saya kembali ke jalan yang Tuhan inginkan,” ungkapnya.
Kedua kata Ps Yanes, sikap kita tidak hanya sebatas berdiam diri pada kesadaran atau bersikap seperti pada Lukas 15 : 1 – 32. Kebanyakan orang tidak bisa bertindak karena kenyamanan dunia tapi tidak mengambil sikap untuk datang kepada Tuhan.
Sikap datang kepada Tuhan Yesus yang mengasihi kita. Karena itu lanjutnya, Perayaan Natal penting bagi kita semua, kemudian langkah yang baik untuk mengambil sikap supaya kita berubah.
Lebih jauh dalam perenungan Firman tersebut dikatakan Ps Yanes, orang percaya ada dalam prioritas pandangan Tuhan. Melayani bukan karena ada sesuatu tetapi karena kita merespons kebaikan Tuhan. “Menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Ps Yanes.
Ketiga, hidup dipimpin Roh Kudus. Kadang kala orang menganggap biasa tapi untuk bangkit dan bersinar membutuhkan pimpinan Roh Kudus.
Ps Yanes mengatakan, pimpinan Roh Kudus sesuatu yang sangat penting karena dia lah yang menuntun kita ke kehidupan yang lebih baik. Kadang Tuhan prioritaskan kita saat kita terpuruk. Bahkan kadang kita heran karena waktu kita angkat tangan tanda tak berdaya Tuhan justru hadir.
















