General Manager ASDP Cabang Ambon, Syamsuddin Tanassy menjelaskan, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ambon, Maluku, berhasil melayani penumpang sekitar 2.481 orang dari Pelabuhan Hunimua pada puncak arus balik Lebaran 2026.
Dikatakan, peningkatan signifikan ini terjadi pada Selasa, 25 Maret 2026, di lintasan penyeberangan vital Hunimua–Waipirit.
Menurutnya, data ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat pasca-Lebaran tetap tinggi, dengan ribuan orang memilih jalur laut untuk kembali ke daerah asal mereka.
”Angka ini menandai kenaikan sebesar 32 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, menunjukkan tren peningkatan penggunaan jasa penyeberangan ferry,” ujarnya.
Kata Tanassy, operasional penyeberangan berjalan optimal meskipun terjadi peningkatan volume penumpang dan kendaraan. ASDP Ambon telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi lonjakan ini, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
Peningkatan ini lanjutnya, tidak hanya terjadi pada penumpang saja, melainkan juga pada berbagai jenis kendaraan yang melintasi jalur penyeberangan tersebut.
Dikutip dari AntaraNews, kendaraan roda dua tercatat sebanyak 634 unit, mengalami kenaikan 33 persen, sementara kendaraan kecil mencapai 192 unit atau naik 37 persen. Untuk kendaraan bus, jumlahnya mencapai 13 unit atau naik 8 persen, sedangkan truk tetap stabil di angka 43 unit.














