BeritaFEATURENasionalOlahragaUtama

“Asam Padis” di Kota Kudus

12
×

“Asam Padis” di Kota Kudus

Sebarkan artikel ini
Pemred BeritaBeta.com, Syarafudin Pattisahusiwa - Ist

Saat itu kalau dipakai standar nilai dari 1 sampai 10, maka rasa asam dan pedis dari menu itu ada di angka 9, nyaris tembus angka 10.

Pendeknya rasa menu itu sama dengan menu asam padisnya orang Ambon (Maluku). Pertama kali lihat tergiur, tapi kemudian semangat jadi kendor. Ini serupa dengan nasib olahraga di Maluku. Dulu bagus tapi lambat laun terpuruk.

Nama menu itu GASASA (Garang Asam Sari Rasa). Memang cukup garang. Serupa tampilan atlet Maluku yang terlihat ‘garang’ dan kuat, tapi kemudian prestasi jadi asam dan pedis di pentas nasional.

Tapi itu dulu. Sekarang sudah beda. Atlet Maluku seperti menemukan momemtum yang pas di Kota Kudus. Sama halnya dengan menemukan GASASA yang mirip dengan Asam Padis ala Maluku.

Baca Juga  Steven Dominggus : Pemkot Ambon Siapkan Skema Outsorcing  Bagi 117 Honorer

Walau tampil dengan kondisi serba Asam dan Pedis,  tapi akhirnya bisa pulang dengan ‘Sari Rasa’ yang selama ini hilang.

Putra -putri Maluku harus kuat dengan rasa asam pedisnya keterbatasan, baik dari sisi fiskal yang memaksa semua kegiatan olahraga di tingkat lokal harus berkurang,  dan juga masih minimnya fasilitas penunjang.

Tapi wilayah ini, serasa bukan domain utama yang harus jadi beban pikiran, terutama para atlet dan offesial. Ini wilayah para elit karena berhubungan dengan will (kamauan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *