Lebih lanjut dia soroti juga fasilitas di pintu masuk pelabuhan yang dinilai tidak berfungsi optimal, termasuk sistem kartu akses yang kerap mengalami gangguan. “Kalau fasilitas di pintu masuk tidak berfungsi, sudah pasti terjadi kemacetan panjang. Apalagi pada saat bersamaan tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas di sekitar pelabuhan,” ujarnya.
Karena itu, dirinya meminta adanya koordinasi dengan aparat kepolisian untuk menempatkan petugas pengatur lalu lintas pada jam-jam tertentu, terutama saat terjadi kepadatan kendaraan. Disamping itu Yeremias mengingatkan bahwa arus mudik diperkirakan mulai berlangsung pada 12 Maret mendatang.
Ia menekankan jika tidak diantisipasi sejak dini, lonjakan penumpang yang bisa mencapai sekitar 1.500 orang berpotensi menyebabkan kemacetan total di kawasan sekitar pelabuhan.
Diingatkannya, harus diantisipasi sejak sekarang apabila pelabuhan dengan kapasitas kecil seperti itu menerima ribuan penumpang sekaligus, tentu dampaknya bisa terjadi kemacetan total di jalan sekitar pelabuhan. (***)










