Menanggapi sorotan Anggota Komisi I DPRD Maluku, Anos Yeremias, diakuinya, memang ada kepala sekolah yang kelihatannya hanya mondar-mandir. Gaji dan sertifikasi tetap diterima, tapi pelayanan di sekolah tidak maksimal.
Menurut Sarlota, kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi internal agar orientasi layanan pendidikan benar-benar berpihak pada guru dan peserta didik. Ini persoalan-persoalan internal yang juga perlu kita lihat.
”Orientasi layanan kepada guru mungkin harus sedikit berbeda dibandingkan layanan kepada unit kerja lain. Saya mohon maaf tidak menjawab satu per satu, tetapi secara umum kami berterima kasih atas semua atensi yang disampaikan,” katanya. ***










