Program inkubasi UMKM, pelatihan digital, dukungan riset tentang budaya lokal, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi perlu diperluas.
Pemerintah harus menjadi katalisator, bukan sekadar pengatur.
Membangun *learning society* adalah investasi jangka panjang. Ia bukan proyek instan, tetapi perjalanan sebuah kota menuju masa depan yang mandiri dan bermartabat.
Ambon memiliki semua syarat untuk menjadi kota pembelajar yang berkarakter: sejarah budaya yang kuat, masyarakat yang kreatif, dan nilai-nilai lokal yang humanis.
Kini tinggal satu hal yang dibutuhkan: komitmen kolektif. Komitmen untuk belajar, berubah, dan tetap menjaga jati diri. Jika Ambon mampu menempuh jalan ini, maka tidak mustahil kota ini akan dikenal bukan hanya karena musiknya, tetapi karena kecerdasannya—sebuah kota yang menembus dunia tanpa melupakan dari mana ia berasal. **










