Arikamedia.id, AMBON – Masuknya investasi tidak hanya ditentukan oleh kemudahan perizinan, tetapi juga jaminan keamanan dan kenyamanan bagi para investor.
Masih tingginya angka kemiskinan di Provinsi Maluku, kondisi ini dinilai menjadi ironi, mengingat Maluku dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Banyak peluang investasi yang datang, tetapi faktor keamanan dan kenyamanan juga menjadi hal penting selain perizinan.
Ketua DPD Partai Golkar Maluku yang juga Staf Ahli Menteri ESDM RI, Umar Lessy menekankan, kader Golkar bersama elemen masyarakat harus mampu mendorong Pemda memberikan ruang yang kondusif bagi masuknya investasi.
“Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Karena itu dibutuhkan resiliensi atau daya tahan yang kuat untuk menghadapi berbagai gejolak ekonomi maupun sosial yang terjadi di berbagai belahan dunia,” ujarnya di Hotel Kamari Ambon, Minggu, (14/03/26).
Lessy menjelaskan, Golkar menilai persoalan tersebut harus menjadi bahan refleksi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan di daerah untuk mencari solusi nyata dalam menurunkan angka kemiskinan.
Dikatakan, perhatian khusus juga diarahkan pada rencana groundbreaking proyek raksasa Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.










