KETUA Fraksi Golkar di DPR, Sarmuji, mengingatkan empat fatsun politik kepada anggota fraksi saat peringatan HUT ke-58 Fraksi Golkar di DPR, Jumat (13/2).
Ia menegaskan seluruh kebijakan fraksi harus sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
“Yang pertama, sebagai fraksi yang mendukung pemerintah, seluruh kebijakan fraksi Partai Golkar harus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Raka Bumi Raka. Kita sudah membangun satu koalisi dan kita mendorong sebenarnya agar terjadi koalisi permanen,” ucap Sarmuji.
Ia juga menegaskan agar kader tidak menyerang kebijakan presiden dan wakil presiden.
“Kami juga ingin menyatakan pada kesempatan kali ini, jangan pernah menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah.”
Mengutip Kumparan, Fatsun kedua, anggota diminta tidak menyerang sesama kader, termasuk menteri dari Golkar.
“Yang kedua, fatsun yang kedua. Jangan menyerang kawan sendiri. Ini kita punya Menteri yang cukup banyak. Ada 8 Menteri, ada 3 Wakil Menteri, ada 1 Gubernur Lemhannas,” ucapnya.
Selain itu, ia melarang anggota menyoal keputusan negara dan keputusan koalisi. “Yang ketiga, jangan menyoal sesuatu yang sudah diputuskan oleh negara. Kita bisa memberikan masukan, tetapi apa yang sudah diputuskan bisa kita evaluasi, tetapi jangan sampai menyerang apa yang sudah diputuskan oleh negara dan sedang berjalan,” ujarnya.










