KEKALAHAN – 1-3 di Liga Champions pada Rabu (21/1) memberi pukulan telak bagi Inter Milan. Capolista Serie A itu harus dipermalukan oleh klub pemuncak klasemen Premier League di depan pendukungnya sendiri, Stadio Giuseppe Meazza, Milan.
Inter masih bisa beralasan Arsenal memang tim terbaik di Liga Champions seiring sapu bersih kemenangan dalam tujuh laga fase League. Tetapi, menjamu klub peringkat ke-19 Serie A, Pisa SC, dini hari nanti, Sabtu (24/1), Nerazzurri – sebutan Inter – tidak bisa beralasan untuk tidak menang dan tampil bagus.
”Kami mungkin belum sekompetitif yang kami kira di Eropa (Liga Champions, Red). Akan tetapi, di Serie A, ini adalah arena bermain bagi kami,” kata kapten sekaligus striker Inter Lautaro Martinez seperti dilansir di laman resmi klub.
Aman sebagai Capolista
Apa pun hasil lawan Torri – julukan Pisa SC – tidak akan memengaruhi posisi Inter sebagai capolista. Inter unggul tiga poin (49-46) atas rival sekota, AC Milan, plus diferensiasi gol yang superior (surplus 27 gol berbanding surplus 18 gol). Apalagi, AC Milan menghadapi laga sulit di kandang klub peringkat keempat, AS Roma, Senin (26/1).
Meski begitu, allenatore Inter Cristian Chivu tidak ingin Lautaro dkk tampil normal.










