Arikamedia.id, AMBON – Kapolda Maluku, Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si menyatakan keseriusannya dalam perlindungan kepada anak dan perempuan.
Ditegaskan, menjadi konsern dirinya dan seluruh jajaran menjadi prioritas pengarus utamakan gender.
Menurutnya, perlu ada kerjasama ini penting agar ada pencegahan supaya tidak jadi korban, karena pasca menjadi korban itu berat.
”Kami melakukan penanganan maupun perlindungan kepada anak-anak perempuan di bawah umur, kemudian perempuan di pinggiran atau daerah-daerah perbatasan dan perempuan di wilayah domestik atau rumah tangga,” kata Kapolda ketika menerima Gerakan Bersama Perempuan Maluku (GBPM) di Mapolda Maluku, Senin (12/01/26).
Kata Kapolda ada strategi yang harus dilakukan, sehingga kasus-kasus kekerasan bisa ditekan, termasuk menggandeng instansi terkait untuk bersama-sama meminimalisir kasus-kasus kekerasan.

Maluku lanjut Kapolda, kasusnya banyak karena itu Maluku harus jadi prioritas penanganan secara nasional agar kasus-kasus dapat ditekan dan dikendalikan.
Sementara itu Koordinator GBPM, Lusi Peilouw menyampaikan beberapa poin penting yang diharapkan bisa ditindaklanjuti oleh Polda Maluku.
Peilouw mengharapkan penguatan layanan jajaran Polda sehingga kasus tidak diselesaikan dengan mekanisme sosial.










