“Jika program ini dijalankan secara konsisten selama lima tahun, kami optimistis seluruh masyarakat Kota Ambon dapat menikmati air bersih secara merata,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa jaringan air bersih yang telah dibangun akan dikelola oleh PDAM dan direncanakan menjangkau ratusan kepala keluarga.
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberlanjutan layanan membutuhkan dukungan bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Pemerintah menyiapkan infrastrukturnya, masyarakat mendukung dengan membayar sesuai pemakaian. Kalau pakai sedikit, bayarnya sedikit. Kalau pakai banyak, bayarnya sesuai. Ini kewajiban bersama agar layanan air bersih bisa terus berjalan,” katanya.
Menurut Wali Kota, pemasangan jaringan air bersih merupakan investasi jangka panjang yang cukup dilakukan sekali dan dapat dimanfaatkan bertahun-tahun.
Karena itu, masyarakat diimbau segera mengurus sambungan rumah agar dapat menikmati layanan air bersih secara optimal.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, terus mendorong PDAM untuk memperluas cakupan pelayanan agar seluruh warga, termasuk yang telah puluhan tahun bermukim di Kota Ambon, akhirnya dapat merasakan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada lagi warga Kota Ambon yang kesulitan mendapatkan air bersih,” pungkasnya. (AM-18)










