Kunto adalah putra dari Jenderal (Purn) Try Sutrisno yang pernah menjadi Wakil Presiden RI, Panglima ABRI, KSAD, dan Wakil KSAD. Khusus Letjen Bambang Trisnohadi, prestasinya sebagai peraih Adhi Makayasa 1993 menjadikannya sosok “intelektual militer” yang diperhitungkan.
Secara simbolik pernah diperlihatkan ketika dia dipercaya menjadi Komandan Upacara HUT ke 80 TNI, 5 Oktober 2025 lalu. “Ia menjadi sosok yang paling diperhitungkan jika Presiden Prabowo akan memilih lulusan di bawah Jenderal Maruli Simanjuntak,” katanya.
Namun, menurut dia, bisa saja sosok senior seperti Kepala BAIS TNI Letjen Yudi Abrimantyo layak diperhitungkan. Terutama jika Presiden Prabowo membutuhkan sosok dengan latar belakang intelijen. “Hal ini pernah terjadi pada Jenderal Tyasno Sudarto, menjadi KSAD di awal masa reformasi setelah sebelumnya menjadi Kepala BAIS TNI,” ungkapnya.
Di Mabesad, Wakil KSAD Letjen Muhammad Saleh Mustafa (Akmil 1991) secara administratif berada di posisi terdepan. Apalagi sebelumnya ia pernah mengemban jabatan sebagai Inspektur Jenderal TNI di Mabes TNI selama satu tahun, dan Panglima Kostrad selama sekitar tujuh bulan.
Artinya sudah tiga jabatan bintang tiga yang diembannya dengan posisinya yang sekarang sebagai Wakil KSAD. Sehingga dia menjadi kandidat potensial bintang empat, untuk posisi KSAD atau pun Wakil Panglima TNI.










