Pelaksanaan tahun 2027 nanti akan diisi dengan berbagai agenda program kegiatan pertobatan, doa, karya paritatif lomba dan perayaan, semua kegiatan tersebut akan ditautkan dengan visi Keuskupan Amboina yang kita sudah buat dalam sinode atau rapat uskup dan para imam pada 2019 lalu.
Kita punya cita-cita, Keuskupan Amboina akan menjadi keuskupan yang mandiri pada tahun 2043 visinya menuju keuskupan mandiri dan misinya terwujudnya gereja keuskupan amboina yang mandiri di tahun 2043.
Maka semua kegiatan akan dilaksanakan dibingkai dengan gereja Keuskupan Amboina berziarah dalam pengharapan menuju gereja yang mandiri, tujuannya adalah ;
- Menggerakan seluruh Keuskupan Amboina untuk memperbaharui dan meningkatkan iman melalui tindakan kesalehan seperti pertobatan, doa ziarah, pantang dan puasa.
- Menyadarkan dan menggerakan umat Keuskupan Amboina melaksanakan kegiatan-kegiatan karitatif, atau belas kasih yang saya tekankan, bahwa pesta atau perayaan tidak terfokus pada perayaan seremonial tetapi pada karya belas kasihan, maka lebih baik kita membantu orang miskin itu lebih baik dari pada sebuah perayaan.
- Membangun kesadaran kolektif dan mensosialisasikan ke umat dan tentunya masyarakat secara umum .
- Membangun selamat solidaritas, persaudaraan milintasi serta celcius eklesia di tengah umat beriman, perasan hidup bergereja, proses kedepan mengikuti tahapan sebagai berikut ; Tahapan Pertama adalah tahun 2025 agenda kegiatan berfokus pada kunjungan ke porta, baik di vatican untuk gereja universal tetapi juga di gereja katedral sebegai gereja lokal keuskupan.
- Kunjungan ke tempat-tempat ziarah wilayah keuskupan amboina dan kegiatan karitatif misalnya di lokasi 100 tahun penembakan uskup ars di langgur, atau lokasi baptisan pertama di desa mamoya halmahera utara.
- Tahun kedua 2026 fokus agenda adalah karya karya karitatif dan selanjutnya menuju uberium keuskupan ke 125 tahun 3 2027 fokus kegiatan pada pengembangan iman, kompetisi atau lomba perayaan seremonial.
Tempat pelaksanaan dilaksanakan selama 3 tahun ini sampai puncaknya tahun 2027 yakni 22 Desember 2027, juga akan di rayakan disetiap wilayah misalnya di Kei, Tanimbar, Seram dan Maluku Utara, Buru, Seram panitia meibatkan seluruh umat, pastor maupun biarawan biarawati di keuskupan. (AM-29)










